Berdamai Dengan Masa Lalu




Jika seseorang sudah berubah maka jangan sesekali mengungkit masa lalunya lagi. Setiap manusia berhak berubah, setiap manusia berhak menjadi lebih baik lagi dan setiap manusia berhak untuk bertaubat. Masa lalu adalah masa yang telah berlalu, maka jika engkau mencari dia disana sekarang, pastilah dia sudah tidak ada disana lagi. Apalagi yang akan engkau ungkit? 
Berikanlah setiap orang kesempatan untuk bisa memperbaiki masa lalunya.

Dia yang sekarang bukanlah dia yang dulu. Engkau tak perlu bersusah payah untuk mencari tahu masa lalunya apalagi sampai engkau membuka aib-aibnya. Biarlah masa lalunya sebagai sebuah kalimat sesal dari dirinya untuk memohon ampunan kepada Rabb-nya dengan sangat amat menyesal.

Apakah engkau tahu, bahwa dahulu ada seseorang yang hampir membunuh Rosulullah? Namun kini makamnya berbaring di sebelah Beliau. Ya, dia adalah Umar bin Khottob, dia lah sahabat Rosulullah.
Apakah engkau tahu, bahwa dahulu ada seseorang yang pernah berperang melawan agama Allah? Namun akhirnya ia dijuluki sebagai “pedangnya Allah”. Ya dia adalah Khalid bin Walid.
Dan jangan pernah sesekali memandang seseorang dari status, jabatan dan hartanya. Karena ternyata sepatu emas yang dipakai Fir’aun berada di neraka sedangkan terompah Bilal bin Robbah terdengar di Syurga.

Maka dari itu, janganlah meremehkan siapapun yang telah beruubah atau sedang menuju ke jalan yang lebih baik lagi. Walaupun dahulunya dia adalah ahli maksiat, berilah kesempatan baginya. Karena sebaik-sebaiknya penilaian adalah penilaian dari Allah.
Sebagaimana sesama saudara seiman, maka hendaklah kita mendo’akan kebaikan atas saudara kita. Semoga kebaikan selalu kita ucapkan untuk sesama saudara kita dan akan menjadi kebaikan bagi diri kita juga. Aamiin🤲 

#30harisailbercerita
#sekolahazzakiyahislamicleadership
#sailrangers
#blackranger

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Insight Diskusi Bersama Guru Sekolah Az-Zakiyah Islamic Leadership Medan (Part 2)

BAPERAN