Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2020

Berdamai Dengan Masa Lalu

Gambar
Jika seseorang sudah berubah maka jangan sesekali mengungkit masa lalunya lagi. Setiap manusia berhak berubah, setiap manusia berhak menjadi lebih baik lagi dan setiap manusia berhak untuk bertaubat. Masa lalu adalah masa yang telah berlalu, maka jika engkau mencari dia disana sekarang, pastilah dia sudah tidak ada disana lagi. Apalagi yang akan engkau ungkit?  Berikanlah setiap orang kesempatan untuk bisa memperbaiki masa lalunya. Dia yang sekarang bukanlah dia yang dulu. Engkau tak perlu bersusah payah untuk mencari tahu masa lalunya apalagi sampai engkau membuka aib-aibnya. Biarlah masa lalunya sebagai sebuah kalimat sesal dari dirinya untuk memohon ampunan kepada Rabb-nya dengan sangat amat menyesal. Apakah engkau tahu, bahwa dahulu ada seseorang yang hampir membunuh Rosulullah? Namun kini makamnya berbaring di sebelah Beliau. Ya, dia adalah Umar bin Khottob, dia lah sahabat Rosulullah. Apakah engkau tahu, bahwa dahulu ada seseorang yang pernah berperang melawan agama Allah? Na...

PERBEDAAN

Gambar
Suatu ketika dalam satu majelis ilmu, Imam Malik yang merupakan guru dari Imam Syafi'i mengatakan bahwa rezeki itu datang tanpa sebab. Seseorang cukup bertawakkal dengan benar, niscaya Allah akan memberikannnya rezeki. Ternyata Imam Syafi'i memiliki pandangan lain. Beliau mengatakan, "Ya Syeikh, seandainya seekor burung tidak keluar dari sangkarnya, bagaimana mungkin ia akan mendapatkan rezeki?" Imam Syafii menyampaikan pendapat bahwa untuk mendapatkan rezeki dibutuhkan usaha dan kerja keras. Rezeki tidak datang sendiri, melainkan harus dicari dan didapatkan melalui sebuah usaha.  Guru dan murid tersebut tetap bersikukuh pada pendapatnya masing-masing. Hingga suatu ketika, saat Imam Syafi'i berjalan-jalan, beliau melihat serombongan orang sedang memanen buah anggur. Imam Syafii berjalan-jalan, beliau melihat serombongan orang sedang memanen buah anggur. Beliau pun ikut membantu mereka. Setelah pekerjaan selesai, Imam Syafi'i mendapat imbalan beberapa ikat angg...

Baperan Part #2

Gambar
"Sok sholeh, sok sholeha banget sih”, mungkin itulah anggapan kita saat menemukan status atau postingan teman-teman kita yang baru berhijrah yang berisikan nasehat. Ketahuilah bahwa disetiap status temanmu yang berisikan nasehat, sesungguhnya itu untuk dirinya sendiri dan bagi siapapun yang mengambil manfaat status tersebut.  Maka dari itu, jangan mudah baper, kesinggung, kesindir, melainkan harusnya kita bersyukur karena masih ada yang ngingetin. Mungkin karena sekarang kita masih di dunia, kita menganggap nasehat-nasehatnya tersebut hanyalah sampah, hanya memenuhi beranda aja atau bahkan sama sekali tidak peduli tentang apa yang disampaikannya. Namun saat diakhirat, barulah engkau sadar bahwa selama ini orang yang bawel, cerewet, ngingetin ini itu, melarang ini itu, dikit-dikit share, dikit-dikit ceramah adalah orang yang sebenarnya adalah mencintai kita karena Allah. Sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala: وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى وَلَا تَعَاوَنُوا عَ...

Apresiasi

Gambar
Saat duduk di bangku sekolah, saya pernah mengikuti ajang PORKAB pada cabang olahraga pencak silat yang diikuti oleh pelajar dari seluruh sekolah di kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Alhamdulillah saya dan kelima rekan saya diberikan kesempatan untuk bisa mewakili sekolah kami untuk dikirimkan pada pertandingan tersebut. Hal ini tentunya menjadi suatu kebanggaan bagi kami bisa ikut serta dalam pertandingan tersebut. Kami langsung menargetkan, kalau kami harus membawa medali emas kala itu. Namun sayang, tidak ada satupun dari kami yang membawa medali emas. Kami hanya mampu mempersembahkan tiga medali perak dan satu medali perunggu. Saya masih ingat pertandingan final yang saya lakoni kala itu dan saya sangat optimis kalau saya akan membawa medali emas. Namun harapan saya sirna, ketika dua wasit mengangkat bendera berwarna biru yang artinya pertandingan final tersebut dimenangkan oleh lawan saya. Sedih dan kecewa, itulah yang menggambarkan raut wajah saya saat itu. Dan yang lebih m...

Namanya Juga Anak-Anak

Gambar
Ini bocah-bocah apa pada enggak capek ya? Mungkin itulah pertanyaan yang terbesik di hati saya. Bagaimana tidak, saya yang mulai start kerja kira-kira dari jam 8 sampai jam 11 saja rasanya sudah lelah kali padahal kerjanya hanya depan laptop. Sedangkan mereka tidak ada rasa capeknya ketika bermain nonstop sampai sore, itupun berhenti kalau orang tua mereka menyuruh makan dan kadang-kadang kalau disuruh tidur siang barulah mereka berhenti, itupun berhentinya harus ada dramanya dulu😄 Kalau tidak disuruh tidur siang, sudah pasti mereka akan melanjutkan aktivitas mainnya sampai sore tiba. Terkadang gara-gara mereka membuat saya berpikir apasih yang membuat mereka enggak ada capeknya? Padahalkan saya pernah kecil juga ya, tapi hal itu tidak pernah terpikirkan oleh saya sedari dulu, hahaha😄 Mungkin Ayah dan Bunda sering bilang ke anak-anak, “Nak, jangan lari-lari dan lompat-lompat terus ya, nanti kamu capek”, padahal sebenarnya bukan anak yang akan kecapekan melainkan kita yang akan capek...

Pentingnya Tarbiyah

Gambar
Islam adalah agama yang sempurna, yang sangat memperhatikan pertumbuhan generasi masa depan.  Keberhasilan pendidikan seorang anak dengan kebaikan dan ketaatannya, memiliki manfaat dan pengaruh yang besar bagi para orang tua, baik ketika masih hidup maupun sesudah meninggal dunia. Rosulullah ﷺ bersabda; "Apabila seseorang telah meninggal dunia, maka terputuslah semua amalannya kecuali tiga perkara: shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakan kedua orang tuanya." (HR. Muslim). Betapa malang orang tua yang anaknya tidak shalih dan ia durhaka. Orang tua tidak akan bisa memetik buahnya, kecuali hanya kerugian dan keburukan. Sebagian orang tua, mengatakan bahwa kebaikan ada di tangan Allah, atau hidayah terletak di tangan-Nya. Meski demikian faktor yang menjadi penyebab adanya kebaikan dan hidayah ialah karena peran orang tua.  Rasulullah ﷺ bersabda; "Setiap anak dilahirkan dalam keadaaan fitrah, maka kedua orang tuanyalah yang menyebabkan anak men...

BAPERAN

Gambar
Semenjak ada kata “baper", banyak orang jadi lupa bagaimana cara menghargai perasaan orang lain. Setelah melukai hati, bukannya meminta maaf, ia justru malah bilang: “Ah, kamu mah baperan orangnya.” Hahaha  Tentunya kita sering menjumpai orang-orang yang sering membuat kita marah, baik itu di rumah, di tempat kerja dan di tempat lainnya. Kalau kita berfikir teman yang suka menjahili kita adalah orang jahat, berarti kita keliru. Sebenarnya merekalah yang tulus bergaul atau berteman dengan kita. Cara-cara konyol yang mereka lakukan bisa saja dilakukan sekedar untuk berinteraksi dengan kita, ya seperti mencari perhatian gitu. Contohnya saat saya sedang take video, teman saya ini nyelonong bergaya didepan saya. Lantas apa saya marah? Marah sih enggak tapi kesal iya😏 Jika kita terus-menerus merasa kesal sama artinya kita menyakiti diri sendiri dan ketika kita tidak suka dengan keusilan teman kita, kita bisa sampaikan padanya agar ia tau bahwa kita tidak menyukai keusilannya tersebut, ...

Merepotkan

Gambar
Mungkin itu kata pertama yang terbesik didalam hati saya saat diberi challenge. Apa itu challenge nya? Ya, saya dan rekan-rekan saya diberi challenge berupa game yaitu “7 hari bersama Pak Bagus.” Setiap game pasti punya aturannya masing-masing, sama halnya dengan game ini. Aturannya adalah kami para Guru Sekolah Az-zakiyah Islamic Leadership tidak boleh mengeluh selama 7 hari. Nah, jika pada hari pertama berhasil melewatinya tanpa mengeluh namun pada hari berikutnya mengeluh maka harus memulainya kembali dari hari pertama. Begitu seterusnya, jadi selama 7 hari tidak boleh ada kata mengeluh. Pada hari pertama, saya gagal melewati hari tersebut tanpa mengeluh. Ya, alhasil saya mengulang lagi. Hari berikutnya, saya merasa jika saya sudah melewati hari tersebut tanpa mengeluh tapi karena ragu ya ngulang lagi dari awal. Begitu juga hari berikutnya, “gagal maning, gagal maning. ”Setiap kali ada keluar kata yang mengindikasikan kata mengeluh, maka akan ada intel-intel yang memperingati, “hayo...

Guru Ibarat Artis Idola

Gambar
Eits… jangan salfok sama handphonenya dulu ya😄 In Sya Allah, kami Sekolah Az-zakiyah Islamic Leadership, kedepannya bakal punya kamera yang mahal gitu supaya berasa seperti lagi syuting. Hehehe                  Aamiin😇 Guru dituntut memiliki kualitas ketika menyajikan bahan pembelajaran. Kualitas seorang Guru itu dapat diukur dari moralitas, bijaksana, sabar dan menguasai materi pelajaran yang akan diajarkan kepada siswanya. Tentunya hal tersebut membuat Guru mampu menghadapi masalah-masalah sulit, tidak mudah frustasi dan bahkan depresi atau stress. Apalagi di masa pandemi ini, Guru harus memutar otaknya bagaimana kegiatan pembelajaran tetap terlaksana, bagaimana mencipatakan kegiatan pembelajaran yang efektif dan bagaimana materi yang diajarkannya bisa mudah dipahami oleh siswa nya. Ya, di masa pandemi ini saya dan rekan-rekan saya sibuk memikirkan bagaimana kegiatan pembelajaran tetap terlaksana. Sama seperti halnya para artis, kami pun ...