Namanya Juga Anak-Anak



Ini bocah-bocah apa pada enggak capek ya?
Mungkin itulah pertanyaan yang terbesik di hati saya. Bagaimana tidak, saya yang mulai start kerja kira-kira dari jam 8 sampai jam 11 saja rasanya sudah lelah kali padahal kerjanya hanya depan laptop. Sedangkan mereka tidak ada rasa capeknya ketika bermain nonstop sampai sore, itupun berhenti kalau orang tua mereka menyuruh makan dan kadang-kadang kalau disuruh tidur siang barulah mereka berhenti, itupun berhentinya harus ada dramanya dulu😄

Kalau tidak disuruh tidur siang, sudah pasti mereka akan melanjutkan aktivitas mainnya sampai sore tiba. Terkadang gara-gara mereka membuat saya berpikir apasih yang membuat mereka enggak ada capeknya? Padahalkan saya pernah kecil juga ya, tapi hal itu tidak pernah terpikirkan oleh saya sedari dulu, hahaha😄

Mungkin Ayah dan Bunda sering bilang ke anak-anak, “Nak, jangan lari-lari dan lompat-lompat terus ya, nanti kamu capek”, padahal sebenarnya bukan anak yang akan kecapekan melainkan kita yang akan capek😄
Jadi apa sebenarnya yang menyebabkan anak-anak enggak gampang lelah seperti orang-orang dewasa? Hal ini pun menarik untuk dibahas dan diteliti. Menurut Sebastian Ratel, seorang profesor di bidang fisiologi olahraga di Universitas Clermont Auvergne di Perancis mengungkapkan pada jurnalnya yang berjudul “Children are as fit as endurance athletes”, bahwa anak tidak hanya mempunyai otot yang tahan lelah, namun juga bisa pulih dengan sangat cepat setelah melakukan latihan intensitas tinggi… Woaah😱

Beliau juga mengungkapkan bahwa anak-anak juga pulih dengan sangat cepat, bahkan lebih cepat daripada atlet edurance yang telatih dengan baik. Hal inilah yang mungkin menjelaskan mengapa anak-anak mampu melakukan aktivitas bermain lebih lama dibandingkan saat orang dewasa bekerja. Lantas siapakah lebih hebat, orang dewasa atau anak-anak?🤔

Jangan pernah mengeluh jika memiliki anak yang aktif atau bahkan hiperaktif, tapi sebaliknya kita harus menemukan cara untuk dapat mengontrol diri mereka. 
Ibnu Qayyim Rohimahulloh berkata; “Barangsiapa yang tidak mengajarkan hal-hal yang bermanfaat kepada anaknya dan membiarkan begitu saja, berarti dia telah mendurhakai anaknya. Betapa banyak anak-anak yang rusak dikarenakan ulah ayah-ayah mereka sendiri yang membiarkan mereka begitu saja, tidak mengajarkan kepada mereka kewajiban-kewajiban dan sunnah-sunnah dalam agama Islam yang harus ia kerjakan. Mereka telah menyia-nyiakan anak mereka sewaktu kecil, sehingga mereka tidak bermanfaat untuk diri mereka sendiri dan mereka pun tidak bisa memberikan manfaat sedikit pun disaat orang tuanya sudah lanjut usia. Sebagaimana celaan sebagian orang tua yang dilontarkan kepada anaknya dan si anak menjawab, Wahai ayahku, sesungguhnya engkau telah mendurhakaiku di saat aku masih kecil, maka setelah besar aku pun mendurhakaimu. Engkau telah menyia-nyiakanku sewaktu aku masih kecil maka aku pun menyia-nyiakan engkau ketika engkau sudah lanjut usia."

Semoga kita menjadi orang tua yang lebih peduli dalam memberikan pengajaran kepada anak-anak kita dengan cara membimbing dan membantu mereka dalam mempraktekkan cara berbakti kepada kedua orang tua nya, yang tentunya dengan cara dan perlakuan terbaik. Aamiin🤲

#30harisailbercerita
#sekolahazzakiyahislamicleadership
#sailrangers
#blackranger

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Insight Diskusi Bersama Guru Sekolah Az-Zakiyah Islamic Leadership Medan (Part 2)

BAPERAN