Tidak Percaya Diri

Percaya diri dalam Islam sangat dianjurkan. Namun, ketika kita bersikap tidak percaya diri, itu sama saja kita berprasangka buruk kepada diri sendiri. Tidak percaya dengan semua kemampuan yang ada dalam diri kita. Sehingga, kita menjadi mudah minder dengan kelebihan yang dimiliki oleh orang lain.

Orang yang tidak percaya diri sebenarnya adalah salah satunya orang yang tidak bisa menjawab berbagai persoalan didalam dirinya sendiri. Akibatnya, setan akan dengan mudahnya mengisi keraguan didalam diri kita dengan bisikan-bisikan yang melemahkan jiwa. Salah satunya rasa takut sebelum berbuat, merasa tidak mampu sebelum mencoba, akibatnya dapat berujung menjadi tidak percaya diri.

Allah menganjurkan kepada kita agar tidak merasa lemah dan jangan pula bersedih walaupun rasa malu, kekalahan dan duka melanda. Dan apabila anjuran tersebut ditaati dan dilaksanakan, maka kita akan mendapatkan derajat yang sesungguhnya disisi Allah dan mendapat label “orang yang beriman”. Sebagaimana firman Allah: 

وَلَا تَهِنُوْا وَ لَا تَحْزَنُوْا وَاَ نْتُمُ الْاَ عْلَوْنَ اِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِيْنَ

Artinya: "Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman." (QS. Ali Imran:139)

Setiap orang pasti pernah merasa tidak percaya diri, tidak percaya dengan segala kemampuan yang dimiliki, begitu juga dengan saya😄
Ketika diberi challenge #30harisailbercerita, saya merasa tidak akan bisa menulis. Karena bagi saya ribet banget merangkai kata-kata. Alhamdulillah sudah hampir 2 minggu ini, akhirnya saya bisa juga menulis hal-hal yang bermanfaat khususnya melalui facebook ini. Ya awalnya saya merasa tidak percaya diri karena saya khawatir nanti tulisan saya ini gak nyambung, nanti tulisan saya ini gak menarik, nanti tulisan saya ini jadi spam di beranda teman-teman facebook saya dan bla bla bla... Segala hal-hal negatif pun mengganggu pikiran saya. Namun, perlahan saya bulatkan tekad dan meluruskan niat saya, bahwa saya menulis ini adalah untuk menebarkankan kebaikan dan manfaat kepada orang lain, bukan untuk yang niat yang lainnya. Karena segala sesuatu yang ingin kita kerjakan, pasti kita dasari dan dahulukan dengan niat. Tentunya segala sesuatu yang ingin kita kerjakan, kita niatkan karena Allah, bukan karena ingin dapat penilaian dari makhluk (manusia) sehingga kita lebih ikhlas dalam mengerjakannya.

Seketika saya jadi ingat pesan dari Aa Gym: "Orang yang sibuk hanya dengan penilaian manusia, ia akan cenderung munafik, sibuk membagus-baguskan topeng dan lupa untuk membaguskan isi. Padahal seharusnya kita sibuk membagus-baguskan hati dihadapan Allah. Mengejar penilaian orang lain akan membuat hati kita tidak tenang, jauh dari kebahagian. Kita tidak mencari apa yang Allah suka, kita hanya mencari penilaian orang lain. Dan inilah tanda ketidakihlasan. Ketidakikhlasan akan membuat kita menjauh dari Allah."
Semoga kita terhindar dari sikap demikian dan cukuplah kita jadikan penilaian dari Allah yang paling utama😇

#30harisailbercerita
#sekolahazzakiyahislamicleadership
#sailrangers
#blackranger


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Insight Diskusi Bersama Guru Sekolah Az-Zakiyah Islamic Leadership Medan (Part 2)

BAPERAN